Habis motret anak SMP buat buku tahunan, capek, tergesa pulang, udah mendung juga. Lewat perempatan terakhir -sebelum pertigaan dekat rumah- adalah hal yang paling menyenangkan ketika akan pulang,,,lampu pun sudah hijau. Baru akan memindah gigi satu Supra x ku ke gigi dua, tiba-tiba polisi menghentikan langkah kami semua pengguna jalan yang terburu-buru melewati lampu hijau yang hanya dengan kedipan sudah berganti merah.
Ada apa?
ah sial..hal yang paling tak kusukai.
berhenti demi melihat orang menerobos lampu merah!!
ya. pasti mereka adalah orang yang masyarakat bilang"orang penting".
aku kadang berpikir..bagaimana jika mereka melewati perlintasan kereta api dimana sang kereta api sedang melintas.
aku akan dengan sudi mengeluarkan dslr ku dari tas demi mengabadikan polah mereka memaksa palang pintu dibuka dan menyetop kereta api, alih-alih menyetop, terlindaslah mereka..
haha..jahat juga.
si "orang penting" berlalu. akhirnya aku jalan juga. sudut mataku menatap seorang bocah kecil, bocah pengemis kecil tepatnya, yang seperti batu kerikil tak diperhatikan. diapun juga seperti asik dengan dunia sendiri. kelaparan mungkin..
si "orang penting" didahulukan, bahkan lampu merah pun diterabas. Urusan sepenting apa sih?ujung ujungnya pasti jamuan makan, amplop...
demi sebuah jamuan makan, "orang penting" itu menerobos lampu merah yang seharusnya menjadi hak pengendara yang mendapat lampu hijau.
dan mungkin dia juga tidak sedang lapar..
tidak selapar anak kecil yang menunggu ibunya tak segera datang membeli makan...
sepersekian detik berpikir akan mengeluarkan dslr ku, sepersekian detik pula kuputuskan untuk melanjutkan perjalanan saja,,
About me
Coffee Bar
Blog
03 July 2008
orang penting, kereta api, dan anak kecil dalam pikiranku di jalan...
Diposkan oleh herwanayogi di 08:52:00
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment