Sebenarnya malam ini saya cukup pusing dengan beberapa deadline yang harus dihajar, dibayangi dengan jadwal-jadwal UAS yang sembilan puluh lima persennya adalah ujian bawa pulang, dan seratus persennya saya belum mengetahui soal-soal ujian itu. Saya berpikir ini adalah malam yang kata Anang adalah malam tak berbintang. Namun ternyata malam tak berbintang kali ini menyenangkan, karena ulah kreatif gerombolan siberat anak-anak komunikasi 08 malam ini berhasil memutar balikkan kata-kata Anang.
Bagi sebagian besar mahasiswa masa kini yang memiliki banyak akun jejaring sosial, masa-masa UAS adalah masa-masa dimana mereka membuat sibuk malaikat Atid, karena harus mencatat amal buruk mereka di timeline situs jejaring mereka : umpatan, sumpah serapah, dan mulut-mulut sampah lainnya. Tapi hal itu tak berlaku bagi si Mataharigembira, Arieo, Angga"Gangsta Monsta", Azwin "Ciprut" Eka Permatasari, Cahya, beserta teman-teman seperbribikan mereka. Alih-alih berbosan ria dengan font-font roman baru di software kata-kata, mereka lebih memilih bersenang-senang dan mengalihkan energi lebih dengan berproses kreatif sembari harap-harap cemas mendapatkan sebuah gadget inovatif.
Terobosan yang mereka lakukan di kala musim ujian seperti ini adalah suatu hal yang bagi saya, ibarat pasukan Spartan dalam film kolosal "300". Apapun motifnya, satu pesan yang bisa didapat dari pergerakan mereka adalah, halangan apapun seharusnya bukan menjadi alasan untuk berkarya, karena seperti kata bang Ipul, kita ada karena kita berkarya. Dan untuk menutup tulisan ini, saya ingin bicara satu kata,
"BEGINI SEHARUSNYA MAHASISWA KOMUNIKASI!"
untuk karya mereka bisa di cek di postingan kaskus saudara fotodeka :
http://www.kaskus.us/showthread.php?p=449050383&posted=1#post449050383
(ditulis dalam keadaan belum menyelesaikan satu deadline pun, demi sebuah apresiasi untuk karya mereka. semoga menang!)

1 komentar:
Wah padahal penasaran ama cerita berikutnya..
Inspiring loh!
Post a Comment